Selasa, 22 Maret 2016

Menjadi karma

Tuhan belum memberika keadilan dalam semua ini
Aku yang terlena dan terpuruk dengan semua cerita
Mencoba memahami dan sadar,akulah yang memulai
Tapi gurun tandus dan gersang sebenarnya butuh bunga
Untuk melumpuhkan  keadaan gelap dan sunyi
Walaupun itu mematikan dan membuat tanaman  mati
Tapi rasa sayang dan kebutuhan sosok itu ada
Angin yang berhempas cepat dengan suara
Bakg gelombang kicauan burung hantu dalam sunyi
Seolah menambah bumbu cerita,
Yang menjadikan ini masalah nyata…
Entah karma atau pun bukan atas ini.
Aku pergi dari orbit yang selama ini aku putari
Seolah  menambah gugusan pulau Indonesia
Sehingga Terbanjiri dengan aliran deray air mata
Yang menimbulkan rasa sakit dan kecewa.
Dari arah barat berjalan ketimur untuk menutupi,
Semua kesalahan yang pernah tergambari.
Seperti halnya cahaya  matahari senja
Yang ingin menjadi sinar fajar kembali,
Itu mustahil dan itu tak akan terjadi.
Setelah aku sadar dan memahami arti semua.
aku butuh cerita yang sudah menjadi karma
dan merangkai semua cerita itu kembali
tersusun jadi sebuah prosa nyata
yang membuat ini menjadi arti sebuah kebahagiaan..
tapi apalah daya upaya untuk kejadian ini
bunga telah mekar di hamparan rumput
yang mustahil akan mekar di gurun kembali.
Tapi aroma sejuta wangi dari bunga
Akan selalu ku hirup sebagai sebuah semangat

Untuk meratapi dan menjalani arti hidup sebenarnya….

Tidak ada komentar:

Posting Komentar