Tuhan belum memberika keadilan
dalam semua ini
Aku yang terlena dan terpuruk
dengan semua cerita
Mencoba memahami dan sadar,akulah
yang memulai
Tapi gurun tandus dan gersang
sebenarnya butuh bunga
Untuk melumpuhkan keadaan gelap dan sunyi
Walaupun itu mematikan dan
membuat tanaman mati
Tapi rasa sayang dan kebutuhan
sosok itu ada
Angin yang berhempas cepat
dengan suara
Bakg gelombang kicauan burung
hantu dalam sunyi
Seolah menambah bumbu cerita,
Yang menjadikan ini masalah
nyata…
Entah karma atau pun bukan atas
ini.
Aku pergi dari orbit yang selama
ini aku putari
Seolah menambah gugusan pulau Indonesia
Sehingga Terbanjiri dengan
aliran deray air mata
Yang menimbulkan rasa sakit dan
kecewa.
Dari arah barat berjalan ketimur
untuk menutupi,
Semua kesalahan yang pernah
tergambari.
Seperti halnya cahaya matahari senja
Yang ingin menjadi sinar fajar
kembali,
Itu mustahil dan itu tak akan
terjadi.
Setelah aku sadar dan memahami arti
semua.
aku butuh cerita yang sudah
menjadi karma
dan merangkai semua cerita itu
kembali
tersusun jadi sebuah prosa nyata
yang membuat ini menjadi arti
sebuah kebahagiaan..
tapi apalah daya upaya untuk
kejadian ini
bunga telah mekar di hamparan
rumput
yang mustahil akan mekar di
gurun kembali.
Tapi aroma sejuta wangi dari
bunga
Akan selalu ku hirup sebagai
sebuah semangat
Untuk meratapi dan menjalani
arti hidup sebenarnya….
Tidak ada komentar:
Posting Komentar